Saturday, December 10, 2016

indonesia satu-satunya tim yang mampu menjebol gawang thailand aff 2016

Jelang Indonesia vs Thailand: Kiatisuk Tak Remehkan GarudaReporter: Agung DH 09 Desember 2016"dibaca normal 1 menit"Sejumlah pesepak bola Indonesia beserta tim pendukung melakukan selebrasi usai bertanding melawan Vietnam pada babak semi final putaran kedua AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12). Indonesia lolos ke bab

ak final usai menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 (menang agregat 4-3). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf. * Kiatisuk SenamuangKiatisuk Senamuangtimeter: +33   * Alfred RiedlAlfred Riedltimeter: +20 ""  ""  ""  ""  "" ""  ""  30 Shares Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang tak meremehkan Indonesia pada final mendatang meskipun pada fase grup Piala AFF 2016 Thailand mampu mengalahkan Indonesia dengan skor 4-2. tirto.id  - Timnas Thailand memastikan bertemu dengan Indonesia pada final AFF 2016 14 dan 17 Desember mendatang setelah mengalahkan Myanmar dengan skor telak  4-0 di semifinal leg kedua di Stadion Nasional Rajamangala, Kamis (8/12/2016) malam.  Thailand akan melakukan pertandingan final pertama di Indonesia pada 14 Desember dan di leg kedua pada 17 Desember, timnas Indonesia melawat ke Bangkok.  Di final AFF mendatang Thailand akan mengejar gelar juara kelima kalinya, sementara Indonesia akan berusaha untuk memenangkan piala pertama AFF--setelah kalah di final sebanyak empat kali sepanjang tahun 2000 dan 2010. "Kami tidak bisa meremehkan Indonesia meskipun mengalahkan mereka di fase pertama grup," kata pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang setelah pertandingan semalam, demikian dikutip dari Bangkok Post. Tim Garuda kalah 2-4 melawan Thailand dalam pertandingan di fase grup AFF--dan menjadi satu-satunya tim yang berhasil membobol gawangThe War Elephant ini.  Dalam pertandingan itu, Thailand lebih dulu unggul 2-0 dan berhasil disamakan oleh Indonesia. Namun Thailand mampu menambah 2 gol menjelang pertandingan bubar.  Dua gol tersebut dihasilkan dari serangan sisi sayap Indonesia dan diselesaikan dengan tandukan ke gawang. Saat itu Rizki Pora mampu menusuk sisi kanan pertahanan Thailand dan berhasil mengumpan bola yang langsung ditanduk Boas. Demikian pula pada gol kedua Indonesia yang diciptakan Lerby. Gol ini bermula dari umpan lambung Andik Vermansah dari sisi kiri Thailand dan kemudian ditanduk Lerby.  Strategi menyerang dari sayap ini nampaknya perlu dicoba lagi oleh Alfred Riedl. 

Read More......

goardiola bahagia meski kalah dari chelsea

Kalah Lawan Chelsea, Guardiola Malah BahagiaOleh Adyaksa Vidi  pada 06 Des 2016, 08:56 WIB *Liputan6.com, Manchester -* Pep Guardiola tidak ter

lalu kecewa meski timnya kalah 1-3 dari Chelsea  akhir pekan lalu. ManajerManchester City  itu menyebut Sergio Aguero dan kawan-kawan tampil luar biasa walau gagal meraih angka. The Citizens sempat unggul satu gol melalui bunuh diri Gary Cahill di babak pertama. Tetapi di babak kedua mereka kebobolan tiga gol melalui Diego Costa, Willian, dan Eden Hazard. BACA JUGA * Liverpool Kalah, Klopp Ogah Marahi Pemain * Gagal di MotoGP 2016, Rossi Juara Reli Monza * Bek Timnas Jerman Ini Nyaris Gabung MU "Tentu saja kami ingin menang lawan Chelsea  dan menjadi pemuncak klasemen. Namun setelah saya analisis, permainan tim telah membuat saya puas," kata Guardiola seperti dilansir Mirror. "Kami bermain bagus selama 60-65 menit, bahkan lebih bagus ketimbang saat kami menang lawan Burnley dan Crystal Palace. Jadi secara umum saya senang," kata manajer asal Spanyol itu menambahkan. Eks pelatih Barcelona itu juga menyebut permainan timnya akan semakin berkembang. Sehingga ia yakin City  bisa meraih prestasi di semua ajang yang diikuti. "Anda harus ingat kami baru bergabung sejak musim panas lalu. Dan saya pikir kekalahan lawan Chelsea tidak mengakhiri musim kami," ucapGuardiola.

Read More......

laga aff 2016 vietnam vs indonesia adalah laga teraneh di dunia

*Liputan6.com, Hanoi -*Kekalahan dari Timnas Indonesia  di semifinal Piala AFF 2016  menjadi hal yang begitu menyakitkan bagiVietnam . Tak hanya suporter, pelatih Nguyen Huu Thang pun sampai tak kuasa menahan air matanya saat menghadiri sesi konferensi pers usai pertandingan. Hal itu bisa dimaklumi mengingat Vietnam memil

iki peluang besar untuk lolos ke final. Usai kalah 0-1 pada leg pertama semifinal, Vietnam hanya butuh kemenangan 1-0 pada leg kedua di My Dinh National Stadium, Rabu (7/12/2016). Dengan dukungan dari puluhan ribu suporter, Vietnam pun tampil penuh semangat sejak awal. BACA JUGA * Alfred Riedl Tetap Puji Pelatih Vietnam * Didepak Timnas Indonesia, Ini Curhat Pelatih Vietnam * Timnas Indonesia Lolos Final, Irfan Bachdim Curhat di Instagram Sayang, keberuntungan tetap tak menaungi mereka meski sempat memaksa duel berlanjut hingga 120 menit. Penalti Manahati Lestusen di menit ke-97 membuat Timnas Indonesia menyamakan skor menjadi 2-2. Skor itu membuat Vietnam kalah agregat 3-4 dari tim Merah Putih. Pukulan buat Vietnam tak berhenti sampai di situ. Pasalnya, mereka dipastikan kehilangan pemain andalan mereka yang memutuskan pensiun usai Vietnam tersingkir. Secara tiba-tiba Le Cong Vinh mengumumkan gantung sepatu. Tak hanya dari timnas, tapi juga pensiun sebagai pesepak bola. "Terima kasih kepada sepak bola yang telah memberikan warna dalam masa kecil saya. Terima kasih kepada fans yang selalu berada di samping saya, baik ketika semuanya bekerja ataupun gagal. Saya selalu berterima kasih kepada kalian," tulis Cong Vinh di akun Facebook-nya. "Hari ini secara resmi saya mengucapkan selamat tinggal kepada karier ini, sepak bola, timnas, dan juga klub. Sekarang saatnya bagi saya untuk beristirahat. Terima kasih untuk semuanya."1 of 2_________________________________________Thanh Luong Menyusul Keputusan Cong Vinh jelas patut dipertanyakan. Padahal, usia Cong Vinh masih 30 tahun. Ia juga belum mengalami penurunan performa. Terlepas dari hal itu, Cong Vinh tercatat sebagai pemain dengan koleksi caps dan gol terbanyak sepanjang sejarah Vietnam. Dari 83 laga, ia mengoleksi 51 gol. Tak hanya Cong Vinh, ada satu lagi pemain Vietnam yang memutuskan pensiun. Ia adalah Pham Thanh Luong, gelandang berusia 28 tahun. Namun, ia hanya memutuskan gantung sepatu dari tugasnya bersama Vietnam. Ia masih akan melanjutkan kariernya di klub Hanoi T&T. Saat melawan Timnas Indonesia di My Dinh, Thanh Luong menjadi salah satu pemain Vietnam yang tampil memuaskan. Ia juga menjadi kreator di balik gol Vu Van Thanh di menit ke-83.

Read More......

Thursday, December 8, 2016

wasit kontroversial laga indonesia vs vietnam


Bola.com, Jakarta - Wasit Fu Ming kembali memperlihatkan kontroversi dalam kepemimpinannya. Saat memimpin duel leg kedua semifinal Piala AFF 2016 mempertemukan Vietnam versus Timnas Indonesia di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016) malam, Fu Ming mengusir kiper Tran Nguyen Manh. Kiper andalan Vietnam itu diusir pada menit ke-75. Tran Nguyen Manh dikartu merah karena diduga melakukan tindakan ofensif terhadap gelandang bertahan Timnas Indonesia, Bayu Pradana, setelah keduanya beradu di depan gawang. Bek Que Ngoc Hai lantas menggantikan Tran Nguyen Manh karena Vietnam sudah melakukan tiga kali pergantian pemain. Di sisi lain, kartu merah yang diterima kiper Tran Nguyen Manh dipastikan jadi pembicaraan, tidak hanya di kalangan fans Vietnam melainkan juga publik sepak bola Indonesia. Kartu merah itu akan dikenang sebagai salah satu momen dalam duel di Piala AFF edisi ke-11 tahun ini. Wasit Fu Ming sebelum ini memang terkenal kontroversial. Ia tidak segan mengusir pemain bila dalam penilaiannya melanggar regulasi permainan. BACA JUGA Wasit Vietnam Vs Indonesia Pernah Pimpin Persib, Suka Cabut Kartu Kiper Timnas Vietnam Dikartu Merah Wasit Penalti Manahati Bawa Timnas Indonesia Kembali Unggul Agregat Sesuai data yang dihimpun Bola.com, kartu merah Tran Nguyen Manh merupakan kartu merah keenam yang diberikan Fu Ming sejak 2014 dalam partai internasional resmi. Secara khusus, jadi kartu merah kedua yang diberikan bagi pemain tim tuan rumah. Kontroversi Fu Ming tidak berhenti dikartu merah Tran Nguyen Manh. Fu Ming memberikan penalti pada Indonesia setelah Que Ngoc Hai diberi kartu kuning setelah melanggar Ferdinand Sinaga di kotak penalti. Bersamaan dengan keluarnya kartu kuning, Fu Ming juga menunjuk titik putih alias memberikan hadiah penalti untuk Indonesia pada menit ke-96. Manahati Lestusen yang mengeksekusi penalti, menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor jadi 2-2. Kontroversi selanjutnya Fu Ming terjadi saat ia sudah menunjuk titik putih, setelah Que Ngoc Hai lagi-lagi menjatuhkan pemain Indonesia. Kali ini, Rizki Pora yang jadi korban. Hanya, setelah berkoordinasi dengan asisten wasit, Fu Ming mengubah keputusannya dan membatalkan penalti untuk Indonesia. Perbedaan pendapat antara wasit dan asisten wasit ini pernah terjadi di laga Malaysia kontra Kamboja pada penyisihan Grup B. Ketika itu asisten wasit sudah mengangkat bendera tanda offside, namun wasit tetap mempersilakan pertandingan dilanjutkan atau game on. Alhasil, Kamboja yang dalam keuntungan, menceploskan bola ke gawang Khairul Fahmi Che Mat lantaran para pemain malaysia yang masih kebingungan. Meski sejumlah keputusan wasit Fu Ming jadi kontroversi, duel Vietnam versus Indonesia secara keseluruhan berjalan lancar dan seru. Publik Indonesia pun bisa puas karena tim kesayangan melaju ke final setelah menyudahi pertandingan dengan skor 2-2.

Read More......

Tuesday, December 6, 2016

survey media asing sangat merendahkan tim-nas indonesia


Survei itu dimulai pada 20 November 2016 setelah penyisihan grup berakhir. Dalam survei yang diamati SuperBall.id pada Senin (5/12/2016) pukul 21.00 WIB itu, Indonesia sangat diremehkan. Peluang Indonesia untuk juara Piala AFF 2016  dalam survei itu sangat kecil. Vietnam bersaing ketat dengan Thailand dalam perolehan suara. Artinya, survei itu meyakiniVietnam  akan bertemu Thailand di final Piala AFF 2016
. Dalam sejarah Piala AFF, Indonesia memang belum pernah juara. Indonesia baru sempat merasakan runner-up empat kali, yakni tahun 2000, 2002, 2004, dan 2010. Vietnam juara satu kali pada 2008 saat Piala AFF digelar di negerinya. Thailand juara empat kali, yakni tahun 1996, 2000, 2002, dan 2014, sekaligus yang terbanyak di Piala AFF. Itulah mengapa Thailand diprediksi kuat akan melaju ke final Piala AFF 2016 . Juara bertahan sendiri menang 0-2 di kandang Myanmar dalam semifinal leg pertama. Semifinal leg kedua akan digelar markas Thailand, Stadion Rajamangala, Bangkok, Kamis (8/12/2016) pukul 19.00 WIB.  (*) VIETNAM vs INDONESIA Live RCTI, Fox Sports Rabu (7/12/2016), 19.00 WIB Stadion: My Dinh, Hanoi Wasit: Fu Ming (Tiongkok)Halaman sebelumnya

Read More......
 
AWN-Blogportant Template by FreeTemplate